top of page

Anak SMK asal Semarang Temukan Bug dalam Google dan Dapat Reward Rp. 75 Juta

Remaja 18 tahun asal Semarang, Abdullah Mudzakir, berhasil menemukan celah rentan sistem atau bug dalam website Google.


Berkat penemuannya itu, dia mendapat penghargaan sebesar 5.000 dollar AS atau sekitar Rp. 76 juta dari perusahaan teknologi kelas dunia itu.


Tidak hanya itu, Mudzakir juga mendapat kartu Google Bug Hunters. Kartu tersebut diberikan bagi seseorang yang memiliki kemampuan meretas untuk menemukan kerentanan pada sistem Google.

Memahami Kerentanan dan Efeknya pada Google

Mudzakir mengaku sulit untuk memahami temuan bug ini pada sistem Google. Sebelum mendapat penghargaan ini, dia sudah empat kali ditolak oleh pihak Google atas ajuan temuan bug yang diperolehnya.


"Sebetulnya saya lapor di Google itu sudah 5 kali. Tapi yang 4 laporan itu ditolak, karena laporan saya tidak valid. Akhirnya coba berargumen lagi di kesempatan yang kelima dengan bantuan teman juga, akhirnya diterima," ucap Mudzakir kepada Kompas.com, Senin (6/3/2023).


Mudzakir menyebut, bug yang dia temukan ini merupakan salah satu bug yang langka. Dalam artian, bug tersebut jarang ditemukan pada sistem oleh peretas lain. Dirinya sempat berdebat dengan pihak Google terkait temuan bug-nya. "Perlu waktu hampir setengah bulan buat menjelaskan, bahwa bug yang saya temuin itu sangat rentan dan berbahaya. Jadi waktu nemu bug itu di tahun 2020 akhir, cuma diterimanya pas 2021. Dan katanya, bug saya jadi yang terbaik saat itu," tutur Mudzakir.


Reward

Uang yang didapatnya dimanfaatkan untuk memfasilitasi dalam meningkatkan kemampuannya di bidang informasi dan teknologi (IT). Selain itu juga untuk membeli laptop dan diberikan kepada orangtuanya.


"Uangnya dikasih ke ibu, beli laptop sama ikut kursus online di luar negeri supaya lebih meningkat lagi kemampuannya," ucap Mudzakir.


0 comments
bottom of page